- Pengertian Kalimat
Kalimat adalah Satuan terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh baik secara lisan maupun tulisan yang merupakan gabungan dari dua buah kata atau lebih dan menghasilkan suatu pengertian serta pola intonasi akhir.
Kalimat dasar adalah kalimat yang berisi informasi pokok dalam struktur isi yang belum mengalami perubahan unsur seperti penambahan keterangan kalimat ataupun keterangan subjek, predikat, objek, ataupun pelengkap. - Kalimat dibagi menjadi beberapa macam yaitu :
- Kalimat Tunggal
Contoh :
Nina Menari
Nina : Sebagai Subjek
Menari : Sebagai Predikat- Kalimat Majemuk
Kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih. Minimal satu klausa yang terdiri dari satu subjek dan predikat.
Kalimat majemuk terbagi atas : - Kalimat majemuk setara
Kalimat majemuk yang pola-pola kalimatnya memiliki kedudukkan yang sederajat, tidak ada kalimat yang menduduki fungsi lebih tinggi.
Kata penghubungnya antara lain : dan, atau, tapi, bahkan, kemudian.
contoh : Nana meminjam buku kemudian membacanya. - Kalimat majemuk bertingkat
Kalimat majemuk yang terdiri dari induk dan anak kalimat. Anak kalimat merupakan perluasan dari induk kalimat.
Contoh : Ketika Lala menonton tv, ibu datang. - Kalimat majemuk campuran
Kalimat majemuk yang merupakan hasil gabungan dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat.
contoh :
Nina meminjam buku kemudian membacanya dan adik nina menonton tv. - Kalimat majemuk rapatan
Gabungan beberapa kalimat tunggal yang subjek dan predikatnya sama, dan bagian yang sama itu hanya disebutkan sekali.
Contoh :
Ibu sedang memasak
Ibu sedang menggoreng
Ibu sedang memotong sayur
3. Unsur-unsur Kalimat Dasar- Subjek ( Pelaku)
Subjek adalah pelaku dari suatu tindakan. Ciri-ciri subjek :- Jawaban pertanyaan Apa dan Siapa
- Disertai kata itu
- Dapat berupa nominal, verbal, atau adjectiv
- Didahului kata bahwa
- Mempunyai keterangan Yang
- Tidak didahului preposisi
- Predikat (Tindakan)
Predikat adalah kata yang menuju kepada suatu tindakan oleh subjek.
Ciri-ciri predikat :- Jawaban atas pertanyaan mengapa atau Bagaimana.
- Kata adalah dan ialah dapat berupa predikat
- Dapat iingkarkan (didahului kata tidak, bukan atau merupakan)
- Dapat disertai kata-kata aspek atau modalitas (telah, sedang,susah,ingin,mau)
- Predikat dapat berupa Kata (verba, adjectiva, nomina) dan Frasa (frasa verbal, adjectival, nominal, atau bilangan).
- Objek (Sasaran)
Unsur kalimat ini bersifat wajib dalam susunan kalimat aktif transitif yang artinya kalimat yang sedikitnya mempunyai tiga unsur utama yaitu :
subjek, predikat, dan objek.
Predikat yang berupa verba intransitif (kebanyakan berawalan ber- atau ter-) tidak memerlukan objek, sedangkan verba transitif yang memerlukan objek kebanyakan berawalan me-
Ciri-ciri Objek :- Langsung di belakang predikat
- Dapat menjadi subjek kalimat pasif
- Tidak didahului preposisi
- Didahului kata Bahwa
- Pelengkap
Pelengkap tidak menjadi subjek dalam kalimat pasif. Jika terdapat objek dan pelengkap dalam kalimat aktif, objeklah yang menjadi subjek kalimat pasif, bukan pelengkap.
Ciri-ciri pelengkap:- Di belakang predikat. Objek langsung di belakang predikat, sedangkan pelengkap masih dapat disisipi unsur lain, yaitu objek. Contoh: buku baru, sepeda baru.
- Tidak didahului preposisi. Unsur kalimat yang didahului preposisi disebut keterangan.
- Pola Kalimat Dasar
Kalimat dasar dapat dibedakan menjadi delapan tipe, yaitu:- Kalimat dasar berpola S-P-O-K
contoh :
Lila Mencuci Piring di dapur- Lila sebagai Subjek (S)
- Mencuci sebagai Predikat (P)
- Piring sebagai Objek (O)
- Di dapur sebagai Keterangan (K)
- Kalimat Dasar berpola S-P-O-Pel
contoh : Ayah Membelikan adik mainan- Ayah sebagai Subjek (S)
- Membelikan sebagai Predikat (P)
- Adik sebagai Objek (O)
- Mainan sebagai Pelengkap (Pel)
- Kalimat dasar berpola S-P-O
contoh : Ibu memasak tempe- Ibu sebagai Subjek (S)
- Memasak sebagai Predikat (P)
- Tempe sebagai Objek (O)
- Kalimat dasar berpola S-P-Pel
Contoh : Andi memberikan semangat- Andi sebagai Subjek (S)
- Memberikan sebagai Predikat (P)
- Semangat sebagai Pelengkap (O)
- Kalimat Dasar berpola S-P-K
contoh : Ibu mencuci di kamar mandi- Ibu sebagai Subjek (S)
- Mencuci sebagai Predikat (P)
- Di kamar mandi sebagai Keterangan (K)
- Kalimat Dasar berpola S-P (Predikat : verbal)
Contoh : Nina Menyapu- Nina sebagai Subjek (S)
- Menyapu sebagai Predikat (P)
- Kalimat Dasar berpola S-P (Predikat: Nomina)contoh : Shakila cantik
- Shakila sebagai Subjek (S)
- Cantik sebagai Predikat (P)
- Kalimat Dasar S-P(Predikat : Adjektiva)
contoh : Para ahli cerdas- Para ahli sebagai Subjek (S)
- Cerdas sebagai Predikat (P)
http://handikaabdillah20021992.blogspot.co.id/2012/10/kalimat-dasar-bahasa-indonesia.html - Kalimat dasar berpola S-P-O-K
- Subjek ( Pelaku)
Senin, 17 Oktober 2016
tugas 4
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar